8 Smartphone Android Dengan Desain Unik 2020

Android merupakan sistem operasi untuk smartphone dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia hingga saat ini. Android merupakan sistem operasi besutan Google.

Saat ini, Android sudah berada di generasi ke-14 untuk sistem operasinya, yang dinamai sebagai Android Nougat. Sistem Android yang terbuka membuat banyak produsen smartphone menggunakannya sebagai sistem operasinya.

Para produsen smartphone ini tidak hanya berinovasi pada software, tapi juga di sisi hardware, terutama pada bentuk fisiknya. Masing-masing berusaha merilis produk smartphone yang berbeda dengan para pesaingnya, namun tak jarang malah menimbulkan kesan aneh, karena berbagai fitur tambahannya.

Berikut adalah 8 smartphone dengan desain unik namun nyeleneh yang pernah diproduksi oleh berbagai perusahaan ponsel.

8 Smartphone Berdesain Unik

 1. Samsung Galaxy Beam

Smartphone ini pertama kali dirilis pada tahun 2012. Sekilas tidak ada yang aneh pada ponsel ini. Namun cobalah melihat pada bagian atas ponsel, Anda bisa menemukan lensa seperti kamera berukuran persegi yang tampak menonjol pada bodi ponsel. Bagian ini bukanlah lensa kamera, namun berfungsi sebagai proyektor.

Ya, Samsung membuat semacam inovasi dengan menyematkan teknologi proyektor built-in pada ponsel berukuran sedang ini. Meskipun demikian, siapa yang membutuhkan proyektor untuk kegiatan sehari-hari? Apalagi di era saat ini, di mana para pengguna smartphone lebih mengutamakan fitur kamera yang canggih.

 2. Kyocera Echo

Jika smartphone berlayar satu terkesan sangat mainstream, cobalah beralih pada Kyocera Echo. Smartphone ini memiliki dua layar dengan ukuran yang sama. Ponsel ini dibuat dengan mekanisme lipat, menjadikannya bodinya begitu tebal..

Sayangnya, tidak banyak fitur yang disematkan di dalamnya. Pembuatnya memang hanya menonjolkan bentuknya yang unik dan tidak biasa. Mungkin bermaksud agar pengguna smartphone-nya mau berbagi dengan orang lain dalam penggunaannya.

 3. Motorola Backflip

Produsen ponsel ini sempat nekat mengeluarkan produk smartphone yang inovatif dan juga terlalu unik. Seperti Kyocera, ponsel ini juga memanfaatkan mekanisme lipat. Ponsel ini terdiri dari layar utama dengan sistem touchscreen di bagian depan dan, yang berbeda dengan lain, terdapat keyboard mini di bagian belakangnya.

Penggunanya perlu membuka bagian layar dan kemudian menjadi sejajar dengan keyboard. Memang ponsel ini menggunakan Android sebagai sistem operasinya, namun karena bentuknya ini membuat kita seakan menggunakan ponsel dengan sistem operasi Symbian yang digunakan oleh Nokia.

 4. Sony Ericsson Xperia Play

Ini juga ponsel dengan bentuk bodi yang terdiri dari dua bagian yang disatukan. Bedanya, Xperia Play menggunakan mekanisme sliding. Ketika digeser, pengguna akan menemukan berbagai tombol yang juga biasa ditemukan pada Play Station.

Memang ponsel ini ditujukan pada penggila game. Unik dan berbeda, namun sayangnya tidak banyak yang tertarik dengan ponsel ini.

 5. Motorola Flipout

Tidak hanya Backflip, ternyata Motorola pernah merilis Flipout, yaitu ponsel dengan dengan mekanisme diputar. Ketika diputar dan membuka, akan ditemukan sebuah keyboard fisik tepat di bawah layar.

Bentuk ponsel ini tidak persegi panjang, melainkan persegi, membuat para penggunanya merasa tidak nyaman saat menggunakannya.

 6. Samsung Galaxy Round

Ketika teknologi layar yang bisa ditekuk dan dilipat diperkenalkan, Samsung langsung meluncurkan Galaxy Round. Smartphone ini memanfaatkan layar yang bisa ditekuk. Lucunya, layar ini melengkung dari kiri ke kanan bodi ponsel.

Sebenarnya, ini malah merugikan Samsung sebagai pembuatnya, karena tidak ada inovasi selain layar melengkung ini. Pengguna smartphone juga tidak menjadikannya sebagai pilihan, dilihat dari hasil penjualannya yang rendah.

 7. LG Optimus Vu 2

Ingin bersaing dengan Samsung Galaxy Note, LG mengeluarkan Optimus Vu 2, yang berfungsi sama seperti Note. Ponsel ini pun dilengkapi dengan stylus. Sayangnya, ukuran layar terlampau kecil untuk dijadikan sebagai halaman corat-coret, hanya 5 inchi dengan aspect ratio 4:3.

Bentuk ponselnya juga sangat kaku, berbentuk sangat kotak. Maka tak heran jika tidak banyak orang yang menggunakan ponsel ini.

 8. Pantech Pocket

Sebagai smartphone Android, Pantech Pocket memiliki bentuk yang kecil dan cukup ringkas. Dirilis pada tahun 2011, Pantech menawarkan inovasi yang mengadopsi bentuk PDA.

Namun sayangnya, bahan dan bentuk ponselnya kurang begitu menarik, bahkan terkesan jadul.

Meskipun menyandang nama Pocket, ponsel ini tidak nyaman untuk dimasukkan ke dalam kantong celana karena ketebalannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *